Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Puisi Others

10 Puisi Tentang Lingkungan dan Alam Menyentuh Hati

Puisi adalah sebuah karya sastra yang indah dan memiliki kepadatan kata yang mendalam. Puisi dapat kita gunakan untuk membangkitkan pikiran dan jiwa seseorang sesuai harapan pengarangnya. Berikut ini adalah kumpulan puisi-puisi tentang lingkungan dan alam yang menyentuh hati yang berasal dari beberapa sumber. Semoga puisi tentang lingkungan dan alam ini dapat digunakan sebagai perenungan atau motivasi diri sehingga dapat membawa nuansa diri untuk lebih mencintai alam, mencintai lingkungan, dan mencintai tanah air Indonesia. Amin. Puisi 1 SUNGAI-KU Desir angin dan merdu air mengalir Nyanyian alam berirama Tenang tentram penuh kedamaian Lupakan sejenak penat di hati Indah mempesona  alam desa Batu-batu kali menghias sungai Tak pernah luka walau air terus menghujam Berikan keindahan dalam harmoni Bilakah kekuatan batu ada di dalam diri Walau badai menghujam tetap berdiri Tabah tawakal tak lupa diri Jalankan hidup sampai di muara inti Puisi 2 MATAHARI BUMI Bumi penuh warna karena cahay...

Puisi Tentang Sumpah Pemuda Terbaik & Menyentuh Hati

Ingatkah kapan Hari Sumpah Pemuda? Hari Sumpah Pemuda diperingati tiap tanggal 28 Oktober secara nasional.  Untuk menyongsong peringatan Hari Sumpah Pemuda, kita perlu melakukan sesuatu yang dapat memompa semangat kebangsaan kita. Semangat persatuan dan kesatuan serta merasa bangga menjadi rakyat Indonesia yang memiliki pejuang-pejuang luar biasa, sejarah luar biasa, dan generasi juga harus luar biasa. Maka, berikut ini kami himpun kumpulan puisi tentang sumpah pemuda terbaik dan menyentuh hati agar dapat menjadi media membangkitkan semangat persatuan dan kesatuan serta sebagai inspirasi generasi Indonesia. Sumpah Pemuda tercetus pada 28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta). Sumpah Pemuda tercipta dari Kongres Pemuda II yang diselenggarakan dua hari, yaitu 27-28 Oktober 1928. Dalam kongres tersebut, dihasilkan tiga ikrar sumpah pemuda yaitu: Ikrar Sumpah Pemuda: - Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia. - Kami putra dan putri Indonesia, meng...

Puisi 4: BUKAN ARTI KEHIDUPAN

Kehidupan, apa artinya? Hanyalah angan panjang Bekuan bayang Hamparan mimpi yang tak kunjung datang Kegelisahan jelas benderang Keegoisan tak jua hilang Nurani tak berdaya Kian rapuh menanti ajal Entah sampai kapan Selalu saja Menyelam di lautan kelam Inilah kebanyakan Tak tau apa arti kehidupan Atau memang tak mau tahu Kehidupan itu hidup Bangkit dari kematian panjang Bukan lumpuh semangat juang Karena lena Karena rela Dan karena gemar tolol Yang tumbuh di pekatnya kepala Tak mau beranjak Terlalu nyenyak suka-suka --- Yusuf Efendi ---

Puisi 3: Insan Berdosa

  INSAN BERDOSA Ya Allah Menyembah-Mu kebanggaan Memuja-Mu kepuasan Mengingat-Mu bukan bayangan Asma-Mu tak   tertandingkan Sungguh keharusan insan Ya Allah Hamba berbeda Berkata saja tiada sopan Lupa asma sembilan-sembilan Suka membanggakan Tak sadar akan Ar-Rahman Ya Allah Hamba berdosa pada-Mu Tak dengar firman-Mu silam Bermain saja kebabalsan Tak sempat mengingat-Mu Tak lagi memuja-Mu Apalagi menyembah-Mu Hamba terlalu senang Sibuk dengan kenikmatan Tiada rasa malu Tak juga mau tau Kesenangan itu Sungguh sangat besar bagiku Meski, setetes saja dari nikmat-Mu Hamba berdosa Ya Allah Maafkan aku

Puisi 2: Meraih Sukses

  MERAIH SUKSES Kesuksesan itu milik KAMU KAMU yang berani beda menggapai tujuan KAMU yang berani berdiri Disaat yang lain duduk nyaman KAMU   yang berani lari Disaat yang lain memilih berjalan KAMU   yang berani berpikir Disaat yang lain merasa enggan KAMU   yang berani bangun Disaat yang lain terlena dalam impian Dan KAMU yang berani BERBUAT Disaat orang-orang tak berani merasakan KERJAKAN apa yang semestinya kau LAKUKAN! Menghindar berarti menunda KESUKSESAN

Puisi 1: Mulailah dari Sekarang

  Mulailah dari Sekarang Kenangan Itu hanya masa lalu Cuma untuk disesali dan disyukuri Masa depan Itu baru mimpi Yang harus kau hadapi saat ini Jangan ratapi yang telah terjadi! Lautan air mata pun tak mampu merubahnya lagi Jangan resah akan waktu mendatang! Kehadirannya masih dipertanyakan Kelak kamulah yang akan memastikan Tahu sejauh mana harapan diri Itu utama Segera melangkah dan mengejar di detik ini Itu lebih utama Dari sekedar berpangku tangan Dari sekedar membaringkan badan Dan dari sekedar kesenangan yang tiada nyata Jarak itu sangat jauh, Kawan! Teramat jauh untuk Kau sepelekan Langkah pertamamulah yang akan menentukan Yang mampu menghadirkan langkah-langkah baru Langkah yang membawamu berwarna dan maju Yang membuatmu mampu menggapai Meraih mimpi dan jadi sang juara!